Selasa, dihari keenam bukan Juli aku menulis pesan ini
Mendengar kabar bahagia darinya, aku merinding,... sungguh,...
Rasa senang, sedih, bahagia, haru membaur menyatu. Sedari aku membaca pesannya, air mata ini tak surut jua. Hay,.. kamu yang membawa kabar bahagia, yang membuat jantung ini berdegup kencang. Hari ini aku menitip pesan pada mu, sehatlah sampai kita berjumpa. Sampaikan harap ku, agar kelak sesegera mungkin aku bisa merasa hal yang sama. Penantian kami tak semu, penantian kami tulus, kamu pembuka jalan,... sampaikan bahwa aku juga berhak merasa yang sama.


0 Komentar